Kubuka kaca jendela. Bokep jepang Entah mengapa rasanya lain sekali tubuhnya malam itu. Segera kutinggalkan teman-temanku dan menuju rumahnya.Jam 23.00. “Telepon Pak Ricky, dari Felly.”
Shit..! Lima menit aku terbengong-bengong sendiri. Tidak juga. Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. Hanya bosan. Banyak cewek-cewekku yang jauh lebih menarik untuk kuajak ke tempat tidur. Sampai ia tidak tahan dan memutuskan aku 2 tahun yang lalu. Mungkin benar apa yang diriset oleh siapa namanya, aku lupa, yang jelas pernah di-film-kan dengan judul “Someone Like You”, bahwa kebiasaan sapi yang tidak mau mengawini sapi betina yang pernah di fertilisasi olehnya berlaku pada manusia.Akhirnya kami makan siang bersama. Di Carport. Permainan Sex-nya? Itu saja. Kulihat Oghe begitu menikmati tugasnya sebagai bartender. Kususupkan tangan kananku ke balik kaus dalamnya, masuk ke dalam BH-nya. Ia mengerang kenikmatan. Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Itu saja.




















