Nick menyalakan mobilnya, sambil menunggu mesin mobilnya panas, Ia mencabut sebatang Mild Seven dari saku bajunya.Setelah asap rokok memasuki para-parunya Ia merasa sedikit lebih rileks. Bokep china Ditendangnya celana panjangnya yang sudah melorot sampai ke paha, sekarang Nick tinggal bercelana dalam. Ditariknya selimut menutupi tubuh mereka berdua.“Do you love her Nick???” tanya Susan tiba-tiba, memecah keheningan.“Siapa?” Nick tersentak mendapat pertanyaan tiba-tiba tersebut.“Wanita yang kita temui di lift tadi, namanya Tessa?? Ia lebih suka yang bertubuh tinggi langsing, dengan lekuk liku yang tidak terlalu menonjol.Tapi apa dayanya, suasana lantai disko yang panas, setengah butir Inex yang tadi dimimumnya dengan dua gelas Long Island mulai menunjukkan pengaruhnya.Nick mulai mengikuti gerakan Susan, tubuh mereka bersentuhan berkali-kali di tengah gerakan-gerakan mereka yang semakin liar. Betapa jahatnya dia terhadap Susan. Kunci pintunya Nick, trus balikin besok. Sebotol wine masih berdiri di atas meja, di sampingnya ada sebotol Black Label yang masih setengah penuh, diambilnya botol itu. Memang temannya itu punya kebiasaan dan hobi yang nyentrik, tapi Nick tahu Ia bisa diandalkan sebagai teman. Susan hanyalah sebuah nama tak berarti baginya.“Bilang sorry sama Susan.




















