Dihadapanku kini sebatang k0ntol Om Roby yg tegang dan mengeras itu.. Harga diriku telah hilang sekarang.. Bokep rusia kni aku harus rela dijamah oleh satu pria lagi. Sambil mengarahkan kepalaku dengan tanganya kea arah k0ntolnya, Om Roby mengatakan“Ayo…Kulum k0ntol bapak…!!!”..Dengan perasaan jijik, akupun memenuhi permintaanya.Kepalaku yg tertutup jilbab itu nmpak maju mundur…Sementara payudaraku tengah bebas menggelantung, dan bagian bawahku telah telanjang, hanya celana dalam yg tersisa…mphhhhh…mhhhhh…lenguhku saat k0ntol Om Roby menerobos mulutku.. Ia hanya tersenyum mesum sambil pergi berlalu. Tak sadar aku mulai sesenggukan. Sorot matanya menunjukan kelicikan..“Hmmmmm….apapun kamu harus membayar hutang kamu”….”Atau kita selesaikan saja secara hokum??”..Ancam Om …Aku semakin panic dengan ancaman itu…“Ssaya mohon jangan pak…”“Saya pasti akan bayar…Saya masih punya anak pak….” Kataku tersedu-sedu…“Trus, kamu mau bayar pake apa?”“Kamu bilang nggak punya uang?”“Beri saya waktu barang satu minggu, saya bias usahakan”….jawabku putus asa… Satu minggu pun aku tdk yakin akan mendapatkan uang sejumlah itu.“Wah…wah…Aku meragukan kamu bakalan sanggup membayar”…Paling hanya menunda waktu…Gak ada gunanya”… “Saya nggak akan kasi keringanan lagi”“Sssayaaa mohon ommmm”….aku berusah menahan tangisku agar tak semakin keras…“Mhhhhh…baik…baik….” “Aku bias kasi kamu solusi”….”Supaya kamu bias lunasin utang kamu”Aku agak lega mendengar ucapan Om …Aku memandanginya dengan pandangan bertanya..“Mhhhhh…boleh tau pa solusinya Om?” ungkapku“Kamu bias bayar hutangmu dengan




















