Tori Stone Dan Ani Black Fox Dalam Adegan Panas: Jadilah Terapis Pijatku, Sapphix

besok Iyan jemput Lala deh ke sekolah… Iyan sayang sama Lala,” aku pamitan ke Lala. Pinayflix Tubuh Lala pun menggelepar-gelepar (sampai bunyi kedombrangan itu kap mesin Escudo) sambil melingkarkan kaki jenjangnya yang dialasi sepatu sendal bertali dengan hak 5 cm di pinggangku, kulumat kembali bibirnya yang megap-megap merasakan kenikmatan dari bawah tubuhnya (baca: si sempit). Sebelum sampai di kompleks rumahnya, Lala minta berhenti di pinggiran jalan kompleks untuk pakai bajunya. “Maapin Iyan yah La?” aku merasa salah (padahal enggak hehehe…). Sesampai di teras rumahnya kutarik tangan Lala ke arahku, kupeluk dia sambil kucium bibirnya, tanganku meremas-remas pantatnya yang tadi sempat manyun-manyun ke arahku (nah setelah tadi aku sempat gemes sama lenggokan pantatnya tuh).Setelah puas peluk dan ciumi dia, aku lari masuk ke dalam Estilloku. “What the hell?” kami dengar suara ribut orang-orang yang lagi jalan menuju ke arah sekitar pelataran parkir mobilku.Cepat langsung kuangkat tubuh Lala, sambil si kecil masih dalam liangnya kugendong dia kembali ke arah first time we have some hug and kissing tadi.

Tori Stone Dan Ani Black Fox Dalam Adegan Panas: Jadilah Terapis Pijatku, Sapphix

Related videos