Plontos licin. Pinayflix Dadaku serasa sesak. Tanpa ada gangguan yang berarti, apalagi gangguan kejiwaan tentang trauma perkosaan. Untung saja waktu itu seorang temanku tahu gelagat tak beres yang tampak dari si Satpam brengsek itu. Jude segera memasukkan batang dildo yang aku tak tahu dari mana asalnya ke dalam lubang kawinku.“Ahh..!! Matanya menyipit menahan gelegak birahinya.“Jude, jangan dong, jangan aku..”
Muka Jude merah padam, matanya seketika terbelalak marah. “Ahh.. Tahulah aku kalau sebenarnya Jude itu sakit, pikirannya nggak waras khususnya jiwa sex-nya. “Maumu apa Jude?”
“Aku mau sama ini.. “Mmm.. “Agh.. Aku kaget banget, tak percaya Jude akan melakukan itu kepadaku.“Jude, jangan main-main!” aku mulai terisak ketakutan. Aku harus berusaha menenangkan Jude. Ternyata Jude meninggalkannya sebelum pergi. nanti juga enak..”Jude terus saja memaksakan dildo itu masuk ke vaginaku. Jude tinggal tak sampai satu kilometer dari tempatku tinggal. Lebih heran lagi karena Jude menyongsongku sampai ikut berhujan-hujan.“Aduh Mel, kehujanan yah?




















