Disaat aku membayangkan apa saja yang bakal aku lakukan dengan gadis kecil ini, tiba-tiba Ica bangkit dari selangkanganku dan berdiri. Tanpa terasa sampailah di depan tempat kost Ica. Video bokep Ica sudah nggak tahan.. Maass..” rintih Ica. Tetapi sebandel apapun aku, aku tetap memegang prinsip aku tentang virginitas seorang cewek. “Jangan aku nggak mau.. “Terima kasih ya Mas, sampai ketemu minggu depan,” Ica mengingatkan.“Ok” jawabku singkat, dan setelah itu aku langsung tancap gas balik menuju ke Surabaya dengan perasaan yang masih bertanya-tanya dengan ucapan Ica yang sedikit romantis. Aku membiarkan kedua tangannya menggapai kepalaku yang sedang asyik menikmati puntingnya yang kencang. Dengan sentuhan yang penuh perasaan, lidahku mulai memainkan puntingnya yang masih mengencang besar. Setelah puas dengan posisi seperti itu, dengan memeringkan tubuh Ica yang masih berdiri, aku angkat kakinya satu sehingga aku bisa memasukkan penisku dengan leluasa.Crek.. Aku tidak bisa menjawab sepatah kata apapun karena memang serang bibir tipis Ica menggelontor bibirku bertubi-tubi. Aku suka kamu,” kata Ica sambil melanjutkan ciuman mautnya. luuaarr..” bersamaan dengan rintihan panjang Ica sesuatu aku rasakan menyiram batang kemaluanku. Mau dikeluarin dimana.. “Mau ketemu kamu, kamu ada waktu kan?” jawabnya tersenyum. Sesekali pinggul Ica yang mungil ikut terangkat keatas, mengikuti hisapan mulutku di selangkangannya.




















