Untuk itu perusahaan menyediakan sebuah rumah untuk aku tinggali sementara selama di Puncak. Pinayflix Selanjutnya pekerjaan itu kami kerjakan dalam seminggu tentang perencanaan hingga keseluruhan keperluan yang akan dikerjakan tentang proyek tersebut.”Aku mulai bekerja dan harus ke Puncak untuk melihat secara langsung pekerjaan di lapangannya. “Turunin saya pak?” Dia tidak mempeduliakan rontaanku dan malah melumat mulutku dengan bibirnya, aku merasa menggelinjang merasakan sensasi yang luar biasa, tangannya memainkan payudaraku sehingga semakin membuatku terangsang.“Aah..ahh…” aku mengerang nikmat. Aku pilin-pilin pelan-pelan dan dia merasakan nikmat juga, selanjutnya aku mulai kulum.“Aahhhh…aaahhh…” dia menikmati kulumanku. Ini adalah cerita xxx yang enak tuk dibaca dan dinikmati. Dan tidak tahu kalo dari tadi Pak Budi menunggu di belakangku dan ikut menyaksikan film tadi.“Sudah selesai filmnya bu?” Aku kaget bukan kepalang. Silahkan duduk”Selanjutnya aku duduk di sofa ruangan tersebut, suasana interview di ruangan itu santai tapi serius, aku dimendapatkan banyak pertanyaan mengenai proyek yang rencananya akan Pak Budi berikan kepadaku.“Sudah berapa lama anda bekerja di dunia interior design ini?”
“Dua tahun Pak, pada bulan depan”
”Ok, bu Siska ini ada proyek tentang villa di daerah Puncak, Apakah ibu bersedia untuk mengerjakan sebuah villa di sana yang akan di mulai minggu depan?”Aku berpikir sejenak dan sedikit gembira telah diberikan kepercayaan




















