No info
“Ayo dong Naya” Pak Angkoro menyuapkan penisnya seperti menyuapkan makanan pada anak kecil, setelah penisnya berada dalam mulut Naya maka dengan menjambak rambut Naya Pak Angkoro memaju mundurkan kepala Naya. Bokep china “Hi Raya, silahkan duduk disini ”. “Oouchh Naya kamu ini apa-apaan sih, kok main cakar-cakaran segala?”
“Oouh aash sorry, abis Naya nggak tahan sih ama sodokannya Mas yang begitu perkasa” bujuk Naya agar Pak angkoro tidak marah. “Nggak Pak, ayo kita mulai aja permainan ini ” Naya mengusap air matanya. ”
Naya merasa harga dirinya diinjak-injak, di dalam hati Naya Raya berkata “Aku adalah seorang guru yang dihormati dan disegani oleh anak didik dan rekan sekerjaku kenapa demi dendam pada suami aku harus menjerumuskan diriku ke dalam lembah nista tapi sudah terlambat”, air mata mulai menetes di pipi Naya. Dihisap dan dimasukannya lidahnya kedalam relung relung mulut Naya sehingga mau tak mau Naya membalas pagutan-pagutan liar itu. “Permisi anak-anak ibu mau terima telpon dulu jangan ramai ya!”kemudian Naya berjalan keluar kelas dan menerima panggilan itu. Naya mulai merasakan hawa panas naik dari dadanya ke ubun-ubun yang membuat Naya semakin tak berdaya melawan hawa maksiat yang begitu kental dalam ruangan ini sehingga akhirnya Nayapun terlarut dalam hawa maksiat itu.













