Biarpun telah melahirkan & menyusui dua anak, payudara Linda teramat terawat, kencang. Ingin laporin ke Indah…terserah….”ucapku pasrah.“Hmm…kalo saya laporin ke Indah…kasian ia. Bokep indo Ingin colai aja pake minta macem-macem,”Linda masihlah saja protes bersama permintaanku. Kadang sendiri, kadang dengan keluarganya. “Hmmm…Lin…meqi anda tetap basah…kamu tetap horny dong…”tanyaku. Baik itil ataupun memiaw Linda telah memang berwarna merah, amat sangat basah akibat lendirnya yg meleleh, sampai membasahi belahan pantat & sofa. “Oooohhhh…Ndreww…aaachhh…..”Linda menceracau sambil gemetaran.“Enn..en….Nik…mat…bangeth….sssse….dothan…sama jhiilatan kkk…kamu…”Kulihat Linda tersenyum bersama wajah puas. “Udah, sana, pake celana dahulu!”Pagi-pagi telanjang, nonton bf sendirian,lagi ngapain sih?”ucapnya sambil duduk di kursi didepanku. Berarti pejuhku segera menggempur rahimnya. “Ohhh…nDreeww,,,,sssshhhhh….hhhaaaaaarrrggghhh….mmmppphhhhh…..”Rika merintih-rintih sambil mennggelengkan kepalanya kala bibirku turun ke putingnya. “Eh…anu…ini lho…”kudengar Linda gelagapan menjawab pertanyaan Rika. Telat donk,”kilahku.“Dasar anda ya. Mbelum bersih.” Sahutku.“Tenang, NDrew..sisanya buat…ini.” Sambil berbicara demikian, Linda membawa sebahagian pejuhku & mengusapkannya diwajahnya.“Bagus lho utk wajah…biar tetep mulus…”sahut Linda sambil mengerling genit.“Astagaaaa….anda tuh, Lin…diem-diem ternyata…”kataku terperanjat. “Keapa Lin? Salam aja utk istrimu. Kon tolku masihlah dapat bangun.” Ya, walau telah menyemprotkan amunisinya dua kali permainan, kon tolku mash berdiri meski tidak sekeras saat ngent*tin Linda. “Soalnya, dulu-dulu saya sempat becandain Indah, dengan cara apa kalo sekali-sekali saya minjem tongkol suaminya.” “Trus, Indah bilang apa?” Rika penasaran.











