Sampai kapan aku akan menjalani hidup yang tak senonoh dan penuh dengan maksiat ini?Entahlah, sekarang ini aku masih kuliah. Bokep rusia Aku tak bisa berpikir jernih tagi. Kios masih buka dan adik yang menjaganya. Aku sudah berusaha berkalikali menepis perasaan itu, tetapi selalu saja muncul di benakku. Sesudah itu ibu diboyong ke rumah Pak Herman , dan rumah kami, kios dan segala isinya menjadi tanggung jawabku. begitu kata ibu. Tentu saja, aku membantu ibu dengan sekuat tenaga. Aku duduk menyepi sendiri di sana sambil menguras air mataku.Ya Tuhan, ampunilah segala dosadosaku ratapku seorang diri.Baru sore menjelang magrib aku pulang. Ibu sudah dijemput Pak Herman pulang ke rumahnya sehingga aku tak perlu bertemu dengan lelaki bejat itu. Bus yang ditumpanginya ngebut dan nabrak truk tangki yang memuat bahan bakar bensin. Rupanya Ia punya kunci milik ibu sehinga ia bisa bebas keluar masuk rumah kami. Kecurigaanku terbukti ketika pada suatu hari. Sepeda itu ada di rumah Pak Herman dan adik harus diambil nya sendiri.Tentu saja adikku amat gembira dan ketika Pak Herman menyarankan agar adik tidur di rumahnya, adik setuju dan bahkan ibu dengan senang hati mendorongnya. begitu kata ibu. Baru setahun yang lalu diamdiam ibu pacaran dengan duda tanpa anak, teman sekantor










