***
Tiba-tiba pintu terbuka, Alex datang bersama seseorang, pakaiannya putih, sepertinya dia seorang dokter. Geli rasanya, mereka menggunakan jari-jarinya untuk menyentuh vaginaku. Bokep india Aku tahu sebentar lagi pasti ada transaksi di antara mereka, dan para wanita di dalam sini sebentar lagi diharuskan melayani pria yang berhasil membayar harga yang paling tinggi.***Lalu Alex meminta kami keluar dari sana, masing-masing diperintahkan menuju nomor kamar yang disebutkannya. Ia lalu turun, dan digantikan pria lain yang langsung menyodorkan penisnya kepadaku. “Alex minta aku menjagamu beberapa hari ini hingga kau sembuh, asal kamu menuruti perintahku, aku yakin kamu akan cepat sembuh”, kata dokter itu sambil menyiapkan obat-obatan padaku. ***
Lima belas menit ada pria itu menggenjot vaginaku, sedangkan mulutku sudah melayani empat batang penis. “Lepaskan aku…”, pintaku sambil menendangkan kakiku. “Nama yang bagus…”, lanjutnya lalu menciumi pipiku.Pria lain yang memegangiku mulai bersorak, “Amoy yang ini cantik bagai artis…”, kata mereka sambil meraba-raba tubuhku. Para pria melihat jijik ke arahku, mereka sedikit mundur karena bau muntahanku sangat menyengat. Aku sedikit jijik, bau amis sperma itu semakin membuat kepalaku pusing.




















