Di sana aku langsung masuk dalam kamar untuk berganti baju, sedangkan Sofi masih berada di ruang tamu.Di saat aku keluar terlihat Sofi melihat ke arahku.” Maaf..Deni..aku telah membuatmu kecewa..” Katanya dengan muka sedihnya” Sudahlah Sof..aku benar-benar melupakan hal itu kok…” Tapi dengan tiba-tiba Sofi memeluk tubuhku, dengan eratnya dia dekap tubuhku.Saat itu juga aku membalas pelukannya dan tangankupun membelai rambutnya seperti kami masih pacaran dulu.Dengan muka sedihnya Sofi menengadah dan menatapku deangan tatapan yang sulit aku gambarkan. Bokep indo Tapi karena Sofi yang berubah sikapnya bahkan dia rela memutuskan aku karena dia memutuskan akan menikah. Padahal waktu itu aku terus ke tempat janjian dengan Sofi, mantanku.Seperti yang sudah di tentukan kami bertemu di sebuah cafe, ketika aku sampai aku sudah dapat melihat Sofi duduk sendirian di cafe itu. Ketika bajunya sudah terbuka kembali dia melumat penisku dalam mulutnya” Su..dah …Sof…aku sudah..tidak..ta..han..lagi..ooouugghh…aaagghhh….aaagghh…. Sedangkan Sofi, pacarku sebelum Naya masih saja sering menghubungi aku, walau sering juga aku tidak mengangkatnya.Karena aku benar-benar kecewa dengan sikapnya padaku, hampir satu tahun aku menjalin hubungan dengannya dan akupun sudah serius dengan hubungan ini, tapi dengan mudahnya Sofi memutuskan aku.Awalnya aku tidak mengetahui alasannya.Namaku Deni usiaku 27 tahun dan sudah bekerja di perusahaan swasta, selama satu tahun aku




















