Kali ini, aku masukin biar kamu yang keenakan kayak aku tadi… Ucap aku sambil mengecup bibir Vera. Bokep Begitu kondom sudah terpasang, aku langsung kembali menindih Vera sambil mencium bibirnya. Cukup gak kado ulang tahunnya? Berbagai hal kami bicarakan sambil sesekali aku merangkul Vera, dan ia mengecup pipi ku sesekali. Wajahnya memerah merona, keringat terlihat jelas semakin banyak di sekitar dahi dan pipinya. Aku usap pelan perut Vera sambil tubuhnya aku arahkan untuk tidur di kasur aku. Jawab aku. Uhh, sayanggggg…Vera terlihat sedikit terkejut diawal, mungkin karena ukuran penis aku yang memiliki diameter lumayan besar, sehingga agak sulit untuk memasukan ke vaginanya di awal. Tanya Vera sambil tersenyum dan mencubit perut aku. Vera sesekali menggelinjang karena geli namun tidak sedikitpun usaha untuk menghentikan apa yang aku lakukan.Aku pun berusaha untuk menarik baju Vera ke atas dan membuka branya agar semakin leluasa menjamah tubuh Vera yang sintal dan putih itu. Aku pun akhirnya tahu bahwa ternyata Vera memiliki nafsu yang cukup tinggi. Suara Vera semakin melengking begitu orgasmenya yang kedua ia alami.Kali ini aku percepat genjotan penis aku ke dalam vaginanya. Aku berusaha fokus untuk terus meremas payudaranya sambil sesekali memilin putingnya yang mungil berwarna pink.Karena nafasnya Vera yang semakin tidak




















