“Makasih juga ya Ko, kamu juga hebat”, suatu pujian yang biasa kuterima!Setelah itu kami saling berjanji untuk tidak memberi tahu cici dan pacarnya yg sedang kuliah di Amerika. udah Ko.. Bokep rusia di situ mmhh aah!” tanpa sungkan-sungkan lagi dia mengekspresikan kenikmatannya.Selama 15 menit berikutnya aku dan dia masih bertempur sengit. “Diam.. “Eengghh.. aahh”, tidak lama setelah itu bendunganku jebol, kutusuk keras banget, dan spermaku menyemprot lima kali di dalam.Dengan gontai kuiring Ambar kembali ke ranjang, sambil kukasih cumbuan-cumbuan kecil sambil kami tiduran.Dan ketika kulihat jam di dinding menunjukan jam 02.07. hmm.” Aku tiba-tiba menghentikan gerakan naik turunku yang semakin cepat tadi. uhh.. “Aduh kok ganas banget sih Lu!” katanya setengah membentak. “Bener nih lu mau udahan?” godaku lagi.Tampak wajahnya yang merah padam penuh dengan peluh, nafasnya berat terasa menerpa wajahku.“Jawab dong, mau udahan gak?” aku menggodanya lagi sambil tetap menghujamkan batang kemaluanku ke liang kemaluannya.Sadar aku sudah berkali-kali bertanya itu, dia dengan gugup berusaha menarik nafas panjang dan menggigit bibir bagian bawahnya berusaha mengendalikan nafasnya yang sudah ngos-ngosan dan menjawab,“Mmm.. udah jangan Ko!” Ambar masih berteriak-teriak memintaku berhenti. cerewet!” aku menjawab dengan sembarangan. uhh.. “Ko jangaan!” dia memohon-mohon padaku. “Cepat lepasin Ko!” Ambar mengulangi perintahnya, kali ini lebih keras suaranya.




















