Badannya berbalik lalu melangkah. Ah masa bodo. Bokep Sudah tiga tahun, benda ini tak kurasakan Sayang. Esoknya, dari rumah kuitung-itung waktu. Eh bisa juga wanita setengah baya ini ramah kepadaku.Lalu ia membersihkan pahaku sebelah kiri, ke pangkal paha. Tapi eh.., seorang penumpang pakai kaos oblong, mati aku. Dari perut turun ke paha. Si Junior melemah. Ayo..!“Mbak.., pahaku masih sakit nih..!” kataku memelas, ya sebagai alasan juga mengapa aku masih bertahan duduk di tepi dipan.Ia berjongkok mengambil sapu tangan. Tidak lama wanita itu mengetuk langit-langit mobil. Ah sialan. Aku terlambat setengah jam.Padahal, wajah wanita setengah baya yang di lehernya ada keringat sudah terbayang. Semua orang bebas masuk asal punya uang. Ini gara-gara ibuku menyuruh pergi ke rumah Tante Wanti. Membuang napas.




















