Aku cuma bisa menggeleng gelengkan kepala, dan aku mencari baju seragam sekolahku dan memakainya. Bokep korea Ternyata sesuai dugaanku, penis itu panjang dan besar. Aku tak berani terlalu banyak bergerak, karena liang vaginaku terasa begitu penuh, apalagi penis itu terasa panjang sekali dan menancap begitu dalam. Aku kembali mengambil tissue agak banyak, dan menyeka keringat yang membasahi sekujur tubuhku. Tapi penis yang besar itu masih berada dalam liang vaginaku, dan kurasakan denyutan denyutan yang begitu merangsangku. Entah dosa apa aku harus melayani tiga lelaki bejat ini di sekolah. Maka aku terpaksa membuka mulutku, menerima penis pak Edy yang mini ini, yang memang masih belepotan sperma.Aku melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan pada penis Pandu tadi, dan pak Edy juga melolong keenakan sampai akhirnya ketika aku melepaskan kulumanku, pak Edy juga roboh tak berdaya di sebelah Pandu. “Maaf pak, tadi saya sakit perut”, aku mencoba mencari alasan. Setelah itu aku mengambil tissue yang kubasahi, dan menyeka liang vaginaku. Aku berjalan ke tempat duduk sambil melamun.Ketika aku sudah duduk di sebelah Jenny, aku dikagetkan oleh cubitan Jenny.“Eliza.. Berkata begitu, ia berdiri dan mendekatiku.Aku tahu, aku akan segera mengalami pelecehan oleh wali kelasku ini.Aku diam saja ketika pak Edy mulai meremasi payudaraku.













