“La, may I?” gini-gini aku perlu minta ijin juga dong mau lihat the most private stuff-nya Lala. Bokep barat “Terruuss sayang… terussin… Oohh… mmppffhfh..!” teriak Lala seperti menantangi kehebatan si kecil-bandotku di dalam sana. “Yaann..? Sejenak aku pelototi keadaan kap mesin Escudo itu, “Gila! Waduh nangis ini anak. “Yaann… jangan Yaann.. At last!”, “Boss siipp boss !” Si kecilku kasih laporan lagi. Lallaaa… belom pernah ginian,” sambil geleng-geleng Lala ngeri juga melihat si kecilku (syukur deh aku dikaruniai ukuran kayak gini, size-nya secret saja deeh, biar penasaran) yang sudah siap memasuki gerbang kenikmatannya. Buat Bossnya situs cerita ini tolong kritikannya yaa… aku ‘kan new challenger. Lala menegang lagi menyambut orgasme yang kedua kalinya. Thanks for everything.TAMAT And wait for the other “Sensation” Sorry kalau kebanyakan ceritanya.















