Sejak kemarin aku telah memiliki suatu rencana. Tapi kak Dewi tak memperdulikanku. Bokep indo Aku dan kak Dewi sarapan seperti biasanya, tapi rasanya suasana betul-betul mencekam.Kak Dewi nampak buru-buru menyelesaikan sarapannya. Ahhh kenapa aku jadi memperhatikan hal-hal detail seperti ini ?“Siapa yang melamun, orang lagi …. Kini tubuh kak Dewi tak berbalut selembar benangpun, sebagaimana aku. Dan untuk pertama kalinya dalam hidupku. Ahhh..“Maafin Tedy ya kak !”,“Iya anak nakal !”, katanya. Kupikir kurang apa kakaku ini ? Gak usah beneran, cukup saling bikin happy aja. Gesek-gesek. Nampaknya ada sesuatu yang ingin diucapkanya. Tapi kak Dewi gak usah khawatir. Turun kembali ke lantai bawah, menikmati dua wajah cantik, dan sepiring nasi goreng bertabur SoGood Sozzis.“Nih buruan, sarapan dulu !”, kak Dewi yang kemudian menyuruhku sarapan, sementara mereka sendiri telah selesai.Aku lalu sarapan dengan diawasi oleh dua mahluk cantik yang tidak buru-buru beranjak dari meja makan.




















