“Itu mah udah ML lagi!”
Aku juga tertawa, “Maklumlah. Aku ingin tahu lebih banyak mengenai dunia ini. Indian Porn Mungkin dikarenakan aku membuka pikiranku sedemikian rupa, sehingga tidak ada yang namanya beban berat di bahuku.Dan, oleh karena itu, aku mempunyai satu tujuan belajar internet. Aroma dan pesonanya yang begitu maskulin memabukkanku. Dan dengan cara ini, aku membelikan diriku sendiri sebuah HP keluaran terbaru pada saat itu: N 3330. Kalau bahasa Inggris, aku sudah menguasainya lebih dari cukup untuk sekedar berbicara saja. Fung lebih merapatkan dirinya kepadaku, menekankan kejantanannya yang sudah sekeras baja ke perutku. Aku berusaha menarik diriku menjauh sekaligus mendorongnya sekuat tenaga pada saat yang bersamaan. Selama perjalanan pulang dia tidak berbicara sepatah katapun.Demikian juga dengan diriku. Sambil menciumiku, dia bergerak dengan penuh irama. Hanya ‘having fun with friend’ aja, kurasa.”
“Beneran nih?” tanyanya menantang. Tubuhnya membentur dashboard mobil dan menimbulkn bunyi yang sedikit keras. Benar-benar tanpa perlawanan sama sekali. “Itu mah udah ML lagi!”
Aku juga tertawa, “Maklumlah. Selian itu juga, aku ada mengikuti les bahasa Mandarin untuk persiapanku entah untuk keperluan apa saja di masa depan. Tubuhnya membentur dashboard mobil dan menimbulkn bunyi yang sedikit keras. Karena, seperti yang diingatkan oleh beberapa teman chatting-ku, salah melangkah dalam dunia homoseksual dan dunia




















