“Hmm,,, bang” Jawabnya dengan penuh keraguan dengan expresi agak lain menatapku dengan mata sayunya. Pinayflix Dia juga menginformasikan kalo dia pakai baju berwarna Ungu dan jilbab dengan warna yang sama serta celana panjang warna hitam.Akhirnya kami bertemu. Kali ini elusanku dimemeknya tidak menggunakan jari melainkan kontolku yang sedari tadi tegang dengan maksimal. Seraya aku suruh dia duduk sambil memegang erat kontolku dan aku tiduran dihadapannya.Aku menikmati elusan dan kocokan tangan lembutnya dikontolku, saking begitu nikmatnya aku hanya memejamkan mataku merasakan dan menikmati kocokan halus tangannya. Dan kata sepakat pun aku ucapkan.Keesokan harinya, 13:00 wib. Ntah mengapa tiba-tiba dia berbicara sedikit berbisik di telingaku, “Bang, turunin aja adek di simpang tiga di depan ya bang, adek pulang naik angkot aja. Dia tersenyum manis dengan menjulurkan tangan tanda perkenalan kepadaku. Aku hanya bisa bersikap dingin tiba-tiba terhadapnya, mungkin dia merasakan sikapku yang berubah saat keluar hotel, namun itu




















