Sesekali ajakan mampir berseliweran di kanankiriku. Sampai tak terasa aku tiba didepan rumahku. Bokep jepang Aku minta diantar ke Lokasi WTS kelas teri kalijodoh (Rumahku memang tak jauh dari lokalisasi tersebut). Gerimis ternyata tidak menghalangi para pencari dan penjual kenikmatan bertransaksi.Suasananya masih ramai seperti pasar. Aku berlari, berlari dan terus berlari dari komplek lokalisasi itu.Dengan badan basah kuyup aku berjalan menuju rumahku. Hukuman paling berat paling hanya skorsing seminggu, tapi pernah juga aku disuruh keliling kelas per kelas sambil disuruh membaca stensil dan merokok, dengan membawa papan nama yang dikalungkan di leherku dgn tulisan spidol ” JANGAN CONTOH AKU “.Tapi kebengalanku tidak membuat teman-temanku menjauh. Banyak sekali wanita yang asyik mengobrol, bercanda, dandanannya yang medok dan norakjelas sekali, rata-rata usianya sebaya dengan mamaku.Aku terus melangkahkan kaki di tengah gerimis. Padahal kalau sekarang boro-boro bisa 5 atau 6 kali, 2 kali saja rasanya sangaaaaat lelah..




















