Dan tiba-tiba ia berteriak dengan kuat. Pinayflix Aku terkejut bukan main, karena tak menyangka ia akan begitu. “Terus, Jarot. Namun dengan masih penasaran, akhirnya aku menyanggupi permintaannya untuk bertemu denganku di sebuah pusat perbelanjaan yang cukup terkenal di kotaku.Setelah menghabiskan sisa juice sirsak di hadapanku, aku langsung menghidupkan mesin mobil dan melaju arah utara, menuju pusat perbelanjaan tempat aku janjian bertemu dengannya.Sesampai di tempat kami janjian untuk bertemu, aku coba untuk menghubungi nomor HP-nya yang masih tersimpan di HP-ku. Aku terkejut bukan main, karena tak menyangka ia akan begitu. luar..,” dan terlihat tubuhnya mengejang dengan mata terpejam. Keluarkan dimana..?” tanyaku. Lalu perlahan, aku tawarkan padanya untuk pergi dari tempat itu mencari tempat yang bebas untuk bercerita. Soalnya, sama sekali aku tidak mengenal suara tersebut, termasuk nomor teleponnya.




















