“hah, tidur dimana kau?” tanya nya. Bokep china Aku harus membantu Putri juga. Tapi aku bertekad baikan sama dia, karena urusan kantor memang tidak boleh bercampur dengan urusan pribadi. Kedua kakinya kuangkat, kucium betis nya seraya kembali menghentakkan batangku. Kutatap mata Putri, kami kembali berciuman, dan Putri kembali menggigit pundakku. Putri hanya tersenyum mengangguk. Kuhimbau pada nya untuk tidak melarutkan masalahku ke profesionalisasi kami. Untungnya kerjaan kami sedang tidak banyak dan mampu kuhandle sendiri. Putri terkangkang pasrah di hadapanku, hanya kemeja yang terbuka separuh dan Bh hitamnya yang melekat di badannya saat ini. Tapi otakku masih dipenuhi pikiran mesum. Akupun langsung berkilah “enggak loh put. Putri sedikit berteriak “apaan seh?” sambil menepis tanganku dari bahu nya. Kami pun kembali fokus ke kerjaan masing2. hahaha). Tapi itu bukan urusanku. Aku hanya bisa tersenyum meringis, membayangkan bahwa rekan kerja ku pun bakal memusuhiku (aku mengerti kenapa, kan dia diputusin pacarnya . Desisan desisan nafsu ini semakin membangkitkan gairahku. Sangat mempengaruhi output dan kinerja.Esoknya kubeli sebatang chunky bar dan sebungkus chitato besar.




















