Lepaskann.. Bokep china kalian sudah janjii..!!” teriakku sangat marah karena telah di perdaya oleh mereka.Seketika aku berdiri dan langsung menyerbu ke arah Alex yang saat itu sedang asyik menaik turunkan tubuhnya di atas tubuh Alfa, ingin sekali aku membunuh bajingan itu sekarang juga, tapi tiba-tiba tubuhku tertarik ke arah samping, rupanya Paul dengan sigap telah menarik tanganku, dan langsung memelukku dari belakang, aku berusaha meronta dengan sekuat tenaga melepaskan pelukannya, tapi Paul malah mendorongku sehingga kami berdua terjatuh di atas meja, tepat di depan Alex yang sedang menggagahi tubuh Alfa, sekarang posisi tubuhku jadi tengkurap sementara Paul terus menindihku sehingga aku sulit menggerakan tubuhku.“Lepaskann.. Sshh.. “Terus gimana dong Lex..?” tanya Paul. Lepaskan saya.. Pikirku dengan perasaan geram.“Ya sudah.. Lepaskan saya.. Oke gua bebasin elu semua.. Ssakitt.. Liaa.. kalau lu mau mampuss..!!” balas Paul dengan nada mengancam, sambil terus berusaha menciumi bibirku. Ya.. kalau nggak.. “oke..” sahut Alex setuju, lalu melepaskan batang kemaluannya dari vagina Susan, sekarang gantian Paul yang memompa tubuh Susan.Dia menaikan kedua kaki gadis itu ke atas pundaknya dan mulai memaju mundurkan pantatnya, membuat Susan makin menjerit jerit kesakitan karena Paul memompanya dengan sangat kasar.




















