Kerry, is a vivacious, young, lovely, brunette temptress, with a toned, taut body, and incendiary lecherous longings. Pinayflix When her stud arrives, he sensually, kisses, caresses, and undresses her, then she drops to her knees, ravenously sucking his horse cock, with sluttish wolfish hunger, gusto, and glee, along with masterful oral expertise. With her, in standing doggie, he expertly, licks and fingers, her asshole and bald honey pot, eliciting her euphoric moans, before ardently pounding, his monster cock, into her, as she moans and cries out, in salacious exultation. Then, with her legs over his shoulders, he fervently plows, his titanic tool, into her, in missionary, as she moans and wails, with unchained, bestial passions. Mounted on his towering tool, in cowgirl, her fiercely fires it, first into her pussy, then her ass, as her fine, firm, booty, zealously humps him, while she moans and squeals, ecstatically, as she races, like a jockey, in the Derby, towards her lusty Elysian. He barbarously drills, his donkey dick, into her ass, in spoon, as she moans and shrieks, in hedonistic jubilation. He then, barbarically pile drives, his colossal cock, into her, in anal doggie, driving her, into a moaning, howling, intoxicated, dick drunk delirium, while screaming, all consuming, orgasmic tsunamis engulf her, until, he partially deposits a cream pie, in her ass, that oozes out, as he spray paints her ass, with a copious coating of cum, that would make Jackson Pollock envious.
Eh….Iswi kan?? Wajahku dengan wajahnya dekat sekali, sampai nafasnya menerpa wajahku.Lalu kupegang kedua pipinya, dengan perlahan kudekatkan wajahnya ke wajahku, lalu kucium bibirnya dengan lembut.Kemudian kujulurkan lidahku menelusuri rongga mulutnya. Masuk dulu..,” pintanya merajuk.Akhirnya aku masuk juga ke dalam, “Bentar aja ya Wi.., Aku ada kerjaan nih di kantor, mana mata udah ngantuk, cape lagi..,” kataku sambil tanganku memijit pundakku sendiri karena pegal.Iswi menganngguk sambil tersenyum, kemudian dia menuju ke belakang untuk mengambil minuman.“Santai aja dulu Rick..,Aku mo mandi dulu ya, gerah nih..!” katanya sambil menyodorkan minuman untukku.Lalu aku duduk di kursi dekat tempat tidurnya.”Lama juga nih mandinya. Dia tegakkan badannya, dan dia geser sedikitke bawah.Sambil tersenyum dia lalu membuka celana panjangku, kemudian dia buka celana dalamku, maka mencuatlah adikku yang dari tadi sudah tegak bagai tugu monas. Cerita seks ini aku alami dengan teman akrabku saat SMU tahun2012 saat itu kita masih duduk satu sekolah, Aku dan Bella memang sudah akrab banget dalam perkenalan setelah kami lulus sekolah perhabatan kami renggang karena aku harus bekerja di Bandung. Dengan tersenyum menahan birahi, dia mendekati wajahku. Enak sekali Sayang..!” erangku.Mungkin karena dari tadi aku sudah menahan nafsuku, akhirnya aku tidak kuat juga menahannya.”Wi.., Aku mo keluar Wie..,” erangku.Iswi cuek saja,





















