No info
Untung ada tissue yang tercecer, sehingga ada alasan buat Wien.Ia mengambil tissue itu, sambil mendengar kabar gembira dari wanita yang menunggu telepon. Aroma asli seorang wanita. Bokep korea Ya, seseorang toh dapat saja lupa pada sesuatu, juga pada sapu tangan. Langkahku semangat lagi. Agar kejadian kemarin terulang. Tangannya halus. Aku kegelian menikmati tangannya yang menari di atas kulit punggung. Kaki disandarkan di dinding. Makin lama suara sepatu itu seperti mengutukku bukan berbunyi pletak pelok lagi, tapi bodoh, bodoh, bodoh sampai suara itu hilang.Aku hanya mendengus. Wanita setengah baya itu merenggangkan bibirnya, ia terengah-engah, ia menikmati dengan mata terpejam.“Mbak Wien telepon..,” suara wanita muda dari ruang sebelah menyalak, seperti bel dalam pertarungan tinju.Mbak Wien merapihkan pakaiannya lalu pergi menjawab telepon.“Ngapaian sih di situ..?” katanya lagi seperti iri pada Wien.Aku mengambil pakaianku. Esoknya, dari rumah kuitung-itung waktu. suara itu lagi, suara wanita setengah baya yang kali ini karena mendung





















