Tentu saja setelah memastikan keadaan mbah Suliyem yang masih bisa bangun dari ranjang dan berjalan masuk ke dalam kamarnya. Bokep indo mungkin dalam pikirannya, tugas dan amanat yang sudah diembannya selesai, tapi itu tidak berlaku buatku. kok bisa sampai kemalaman memangnya dari mana? (tamat)Nah begitulah akhir dari cerita panas terbaru ini. karena jarak yang masih berjauhan, kulepaskan tangannya lalu menyisipkan tangan kiriku ke belakang pinggang kirinya dan menariknya agar lebih dekat denganku. Yang pasti setelah aku mulai menjalankan kembali “L-sapek” pikep kesayanganku , mbah Suliyem masih saja menggenggam uang itu.Tak berapa saat kami sudah tiba di daerah Gedangsari, namun rumah mbah Suliyem ternyata masih masuk jauh dari jalanan aspal, sekilas kami melewati persawahan dan perkebunan dan ahkirnya sampai di depan rumahnya. Selain bisnis jual-beli hewan ternak dan kendaraan bermotor, belum lama ini aku juga menggeluti bidang distribusi hasil bumi yang disuplay dari sorang cukong di daerah Solo dan kudistribusikan di Gunungkidul. Yah … siapa tau juga nanti ada rejeki untuk anak soleh, entah si nenek punya anak perawan yang bisa dipacari dan banyak sekali ‘mungkin’ yang berputar di otakku.“Mari mbah saya antar …” aku pun menawarkan diri dan segera membayar gorengan dan wedang jahe kepada bapak penjual angkringan yang melongo keheranan




















