Dari pekerjaanku aku sudah bisa mempunyai rumah dan mobil sendiri. Sasa pun menatapku penuh kemesraan dan aku juga mentaap balik Sasa juga penuh dengan kemesraan.Hingga akhirnya ditengah kami saling bertatap mata penuh kemesraan, aku membopong istriku menuju kamar yang sudah aku hias sambil aku ciumi istriku penuh nafsu hingga istriku menggelinjang manja sambil mengeluarkan kata-kata yang membuat aku semakin bergairah “Oooouuuuuggghhhh…… Oooouuuuuggghhhh…… aaaaaaaggghhhh……Saaaa….yaaaang…..aaaaggghhhhhh……” dan kini gairahku sudah bertambah besar dan aku mulai membuaka baju istriku satu persatu.Terlihat bentuk tubuh istriku yang sangat aduhai sekali. Bokep Meski capek namun aku sangat bahagia karena banyak rekan kerjaku yang datang dan juga kerabat-kerabat orangtua Sasa yang juga berdatangan. Karena iren anak tunggal, orang tuanya tidak memperbolehkan aku bawa pulang kerumahku, namun setelah aku dan Sasa kasih pengertian akhirnya orangtua Sasa akhirnya luluh juga dan memperbolehkan Sasa aku bawa pulang dengan syarat Sasa harus sering-sering pulang kerumah.Setelah pesta selesai, akhirnya




















