Untuk drama medis Jena Yasmin Live Show Remas Toket, ulasan ini menilai akurasi, ketegangan UGD, dan empati. Plus: ensemble kompak, musik emosional. Pinayflix Minus: jargon medis banyak. Cocok untuk penonton yang suka kisah manusia di balik rumah sakit. Klik untuk mulai.
“Tuh apa gua bilang. “Nggak usah takut, kalo lo mau gua ada tempat. Tapi sama mereka, gua langsung maen entot aja. Pasti enak dientot kontol segede ini.” kataku sambil menggoyang-goyangkan batang kontolnya. Bono berteriak-teriak histeris dan aku sangat yakin kali ini dia pasti segera memuncratkan pejuhnya. Kontolnya sudah ngaceng sempurna sekarang.Dia menatapku sambil tersenyum dan berkata, “Gua pasrah kontol gua mo lo apain aja, yang penting enak.” Aku tersenyum antara kaku dan kikuk, tapi kontol itu sungguh-sungguh menggoda. Dia melenguh keenakan sambil matanya terpejam, entah apa yang dia bayangkan. Segera kuletakkan tas kerjaku di kursi kayu dan langsung kugenggam batang kontol itu lalu kukocok-kocok dengan cepat. Lalu aku kangkangkan pahanya agak lebar agar aku dapat akses yang lebih enak lagi.Biji pelernya yang besar dan menempel di meja kayu itu sangat menarik perhatianku. Aku merasakan ujung kepala kontol Karman menempel di bibir lobang aku dan tak lama aku merasakan kepala kontolnya menekan lobang anusku. “Mas, nanti entot aku yah. Dia menggeram. Dia menatapku dan aku masih menatap kontolnya tadi. Besar banget, persis seperti pisang ambon malahan kontol Karman lebih besar lagi.




















