sakit Mbah..” tampak wajahnya mengernyit kesakitan. Indian Porn Bisa-bisa ilmu gendamnya berbalik kepadaku. Kukeluarkan tembakan terkhirku: “Nduk, Nduk, Mbah rasa ajiannya si Kasno sudah berhasil Mbah hilangkan. seorang tetanggaku berteriak mengejek: “entek nasibmu (habis nasibmu) Dar! Mbah sudah coba sedot sedot tadi, tidak mau keluar juga. Saya minta bapak ikut saya ke polsek sekarang juga.” Aku hanya mengangguk mengiyakan. ”
Si cantik itu menjawab pelan, tetap menunduk: “empat belas tahun, mbah”. Dengan lagak kebapakan aku menyilahkannya masuk, diiringi sorot mata nakal si Warno yang seperti akan menelan bulat-bulat si gadis itu. Dengan pura-pura tidak acuh aku menyiapkan alat-alat perdukunanku, menyalakan lampu minyak (sebagai media pemanggil arwah, pura-puranya), menyiapkan baskom kecil berisi air kembang, dan menyalakan dupa. Dasar perawan.. Ada masalah apa nduk?” aku sekarang duduk di kursi di depannya, dibatasi meja yang penuh segala pernik perdukunan. Kupelototi dia sehingga dia cepat-cepat lari ngibrit sambil terkikik-kikik. Lidahku masuk ke




















