Rumah ibu Sepi di siang hari sebab Pak Toyo bekerja dan ibu menjaga kios, sementara di rumah itu tidak ada pembantu. Pinayflix Siang itu ibu menyuruhku mengambil beberapa barang di rumah Pak Toyo karena persediaan di kios habis. Aku menangis.., aku sudah tidak perawan lagi! Ayahku sendiri dari suku Ambon tetapi kelahiran Banyumas. Tak jarang sehari penuh aku berada di rumah ibu saat ibu berada di rumah kami menjaga kios jamu.Kadangkala aku memang butuh ketenangan belajar ketika sedang menghadapi ujian semester. “Kok lama sekali?” tanya ibu ketika aku datang. Sorenya aku sengaja pergi dengan berbagai alasan saat Pak Toyo menjemput ibu pulang.Namun meski aku sudah berusaha untuk terus menghindar, peristiwa itu toh terulang lagi. Pak Toyo sudah tidak kelihatan lagi, mungkin sudah kembali ke kantor. Kuletakkan barang dagangan di meja dan rasanya ingin sekali aku memeluk ibu dan memohon maaf serta menceritakan apa yang telah dilakukan suaminya kepadaku.Tetapi hati kecilku melarang. Aku sedikit heran, kenapa Pak Toyo pulang kantor begitu awal, apakah sakit? Namun karena malu, aku tak berkata apa-apa ketika Pak Toyo meninggalkan kamarku. Perasaan takut akan terdengar tetangga, ketakutan nama ibuku akan menjadi tercoreng, kecemasan bahwa tetangga akan mengetahui peristiwa perkosaanku, aku hanya berdiri terpaku memandang wajah penuh




















