Nyonya Wulandari sudah memberikan perintah pada juru masaknya agar memberikan menu makanan untukku yang bergizi. Tapi aku tersenyum dan menggelengkan kepala. Bokep Entah bagaimana cara mereka mencari uang, hingga bisa kaya raya seperti ini.Tapi memang nasib, rejeki, maut dan jodoh berada di tangan Tuhan. Dadaku jadi berdebar kencang dan menggemuruh. Padahal uang itu nilainya besar sekali bagiku. Jangankan hanya ijazah SMP, lulusan sarjana saja masih banyak yang menganggur. Makanya Nyonya jadi kesengsem begitu melihat penampilanku, setelah tiga bulan lamanya bekerja jadi sopir dan pengawal pribadinya. Tapi kalau kamu benar-benar mau kerja, kamu bisa kerja dirumahku”, katanya langsung menawarkan. Aku sempat memberinya sebuali kecupan kecil dibibirnya, sebelum memejamkan mata. Saat itu kedua mata Nyonya Wulandari terpejam. “Aduh, oh. Aku langsung mengemasi pakaian dan apa saja milikku yang bisa termuat ke dalam tas ransel. Kurang..?”, tanyanya. Tapi ketika aku lewat di depan garasi, ayunan langkah kakiku terhenti. Sehigga tubuhnya tetap ramping, padat dan berisi. Tapi aku perlu yang bisa setir mobil. Tidak ada satupun yang melirik apa lagi memperhatikan lamaran dan ijazahku. Makanya Nyonya jadi kesengsem begitu melihat penampilanku, setelah tiga bulan lamanya bekerja jadi sopir dan pengawal pribadinya.




















