Tante Ratih tampaknya gembira aku datang. Karena itu pelan-pelan aku turun dari ranjang terus ke kamar mandi.Aku sedang membasuh muka dan kumur-kumur sewaktu Tante Ratih mengetok pintu kamar mandi. Bokep Kelihatannya dia memang ingin mengajak aku terus bercakap-cakap karena takut pergi tidur sendirian ke kamarnya. Walau di kota kabupaten aku bukannya tidak pernah nonton filem bokep. Aku sudah tahu titik kelemahan pertahanannya. Aku bobol lagi. Kalau bukan karena ini barangkali takkan ada cerita hehehhehe …. Tante Ratih yang lama tak kunjung hamil, ternyata hamil. Akupun cepat-cepat mandi. Berlainan betul dengan adik-adik dan ibumu”, kata Tante Ratih selagi dia menyendok nasi ke piring. “Kok tidak kamu habiskan Dit?” tanyanya. Kubaringkan dia di ranjang, handuk yang membalut tubuh telanjang-nya segera kulepas. Dua butir telur mentah itu beserta madu lebah campurannya kulahap dan lenyap kedalam perutku dalam waktu singkat.




















