Aku yang tidak tau apa apa, cuma melihat kartuku dan meminum coronaku. Bokep Aku tidak peduli itu cowok apa, yang penting dia punya barang yang bisa memuasin aku. Pesta, diskotik ataupun pergaulan bebas. “Udah ga usah sok jual mahal, Rei udah ngomong kalo loe itu suka seks” imbuhnya. Ketika aku sedang mencari cari liquor kesukaanku, Hp ku pun berbunyi lagi. Ketika aku bangun, aku baru merasakan panasnya anusku dan sakitnya memekku. Aku pun mulai menjilati kontol itu dengan maksud membersihkannya. Aku pun tidak punya pilihan lain selain bersandar kebelakang supaya tidak jatuh. Apartemenya yang terletak di daerah BH itu sangat mahal harganya. Aku kebingungan dan aku lihat cowok cowok itu sudah tertidur dengan lelapnya di sebelahku dan di sofa. Sudah sejak 3 tahun lalu, aku selalu “haus seks”.










