Istriku lagi2 tersentak menerima rangsangan yg dilancarkan Nakim di vaginanya.Rasa nafsu mulai menguasaiku, kukeluarkan penisku dari celana yg cepat diraih oleh istriku diiringi desahnya yg kian rapat.Perlahan mulai kuatur lagi posisi dudukku, mendekatkan penisku ke wajah istriku. Bokep china Dan matanya menatap ke wajahku lamat2.“papa maunya aku ngapain?”,tanya istriku sambil senyum menggodaku.“wah,ga tau ya,ma..”,jwbku bingung.“emang kalo aku ngapa2in,kamu ga marah?”,tanya istriku masih dgn nada menggoda.“marah dong, apalagi aku ga tau”,jwbku cepat.“kalo kamunya tau, boleh dong?”,tanya istriku makin berani.Aku tak menjawab dan mengajak istriku bergegas pulang. Namun saat jam makan siang lewat telpon istriku menjelaskan kalau sikap Nakim tampak biasa saja, malah jadi lebih malu2 dibanding sebelumnya.“pokoknya kamu tenang aja,pa..ini aku habis ngetes lagi nih”,ujar istriku ditelpon.“ngetes apaan ?”,tanyaku heran.“pokoknya nanti pulang aku kasih tau kamu”,jwb istriku singkat sebelum pembicaraan lewat telepon ini berakhir.Sekitar pukul setengah enam aku sampai rumah,setelah mandi dan makan, istriku meminta diantar ke apotik




















