“Wah, ternyata benar toh”, balas Alex sambil tersenyum.“Jadi, hari ini kita ke mana?”, tanyaku kepada Alex, karena hari-hari sebelumnya aku diperalatnya menjadi wanita pemuas nafsu seks. Bokep rusia “Aku akan ikut kamu selamanya”, aku memberikan sebuah pernyataan yang cukup membuat Alex kaget. Ia lalu membelai pipiku, “Cantik banget…”, ia terus memandangi wajahku. Susuku yang tepat berada di belakang bokong pria yang ku kulum penisnya ini, terus diraba para pria lainnya. Pakaianku mereka lucuti hingga tersisa bra dan celana dalamku saja. Perutku bergejolak mual-mual, apalagi tubuhku terus digoyang dari arah vagina. Susuku yang tepat berada di belakang bokong pria yang ku kulum penisnya ini, terus diraba para pria lainnya. Ada empat wanita cantik berpakaian seksi duduk di sana, dinding ruangan itu dari kaca, aku di suruh duduk di sana bersama para gadis itu. Badanku gemetaran melihat tatapan mesum para om-om cabul itu. Perutku sedikit mual, demamku yang masih tinggi ini tidak membuat mereka prihatin untuk melepaskanku.Pria lain sudah bertindak lebih dari tadi, mereka mulai melepaskan bra dan celana dalamku. “Alex minta aku menjagamu beberapa hari ini hingga kau sembuh, asal kamu menuruti perintahku, aku yakin kamu akan cepat sembuh”, kata dokter itu sambil menyiapkan obat-obatan padaku.




















