Wajahku merah padam seperti mati kutu, dan Pak Gatot
semakin menjadi-jadi menggodaku.“Tapi kamu pasti pernah nonton BF kan?” tanyanya. Tiba-tiba Pak Gatot memegang belakang kepalaku dan
menarik kuncir rambutku yang masih terpasang sebelumnya. Indian Porn “Kamu cantik dan seksi sekali Vicki sayang,” katanya
sambil memandangi wajahku. Belum pernah aku dibuat senikmat
ini, pacarku yang dulu sama sekali tidak berpengalaman
dalam ‘foreplay’ seperti yang dilakukan Pak Gatot ini. Saat aku orgasme, Pak
Gatot menyedoti kedua putingku bergantian dan
meremas-remas gunung kembarku dengan lebih kuat. Nafasku
mulai berat dan saat itu terus terang aku terpaksa
pasrah saja. “Vicki, kamu bener-bener cewek impian Bapak,” pujinya. Supaya
segar katanya. Mungkin karena Pak Gatot sudah menyukaiku, kesadisannya
seperti biasa di kelas tidak terlihat, malahan dengan
cepat aku dapat menangkap bahan-bahan pelajaran kimia
yang diberikannya.Setelah selesai aku diantarnya pulang ke rumah dengan
mobil sedannya. Pak Gatot memandangi semua itu dengan mata
terbelalak, wajahnya yang menurutku sangat jelek itu
menunjukkan kegembiraan seperti baru menang lotere. Tubuhku hanya tertutupi BH dan celana
dalam saja, buah dadaku yang berukuran 38C terlihat
sangat menonjol. Pak Gatot juga memberitahuku nggak usah khawatir hamil,
karena nantinya ia tidak akan mengeluarkan air maninya
di memekku.




















