“Dod.. Bokep india kamu koq ada disitu.. “Nakal kamu” Dia berkata sambil berkata masuk ke kamar mandi. Sementara yang lainnya persipan untuk kegiatan pagi itu yaitu jalan-jalan berkeliling. “Lancar, Bu Anis belum akan pensiun” Aku memancing pertanyaan untuk mengetahui umur sebenarnya. “Dodo kamu mau mandi ya” Setelah aku toleh ternyata suara itu bersal dari Bu Anis. Melihat perilaku itu Bu Anis kaget sambil menatapku dia berkata, “Dod apa-apaan ini”. pai..” Dia berkata tersengal. Akhirnya anganku kubawa tidur. ti.. Kami mengobrol agak lama sampai Bu Anis minta diantar ke sungai karena kebelet buang air kecil. Tangan Bu Anis memegang erat-erat kepalaku dan menekan ke selangkangannya solah-olah mempersilahkan diriku untuk menelan barang berharga miliknya. Aku usap punggung mantan guruku dan aku belai rambutnya yang terurai basah. Bagai kerbau ditusuk hidungnya aku lakukan apa kehendaknya. ngintip” Katanya sambil tersenyum. Ibu juga belum mandi” Dia berkata. sudah gila ya..” Dia berkata. Bu Anis masih melanjutkan mandinya maka aku putuskan untuk mandi diluar saja sambil berharap Bu Anis nanti selesai mandi dapat melihatku. Entah pikiran gila sudah memasuki pikiranku.




















