“Uhhmm..” Kak Andre mengerang. Sambil tangannya bergerilya, makin lama makin turun, mengusap pahaku. Bokep Perlahan kurasakan tangannya naik, berusaha menyentuh celana dalamku dan melalui sela-selanya dia mengusap kemaluanku. Namun kakak yang satu itu sebut saja namanya Andre, dia adalah orang yang sangat cuek.Setiap selesai latihan aku selalu ikut bergabung dengan kakak-kakak pembina yang lain untuk sekedar bersendau gurau ataupun untuk mempersiapkan materi atau menyusun acara.Aku seirng mencuri-curi pandang pada Kak Andre yang selalu diam seolah tidak pernah merasakan sikapku yang selalu diam-diam memperhatikannya. Lalu perlahan turun dan memegang kedua bukitku, diusapnya kedua bukitku yang bersembunyi di balik baju pramukaku. Aku merasakan bibir Kak Andre merambat turun. Aku sempat memekik beberapa kali. sudah mendingan,” suaraku memecah kesunyian berbaur bersama suara hujan yang makin deras dan kilat yang bersautan.Kemudian Kak Andre duduk di sebelahku. Diusap, diremasnya dengan mesra kemudian dia mencium leherku.




















