Soalnya Mamamu khawatir takut ada apa-apa dengan kamu, Nit.” ucap Bunda di ujung telpon sana.“Iya, Bun. Bokep HD Aku mau ambil baju di kost-sannya Eva dulu.”“Iya gakpapa.” jawabku.“Ya udah kalau gitu aku ke kost-sannya Eva dulu ya ambil baju, entar aku nyusul ke kantin.”“Ya wes kalau gitu aku ke kantin duluan.” ujarku.Lantas, aku pun bergegas menuju kantin untuk memesan kopi.“Akhirnya aku bisa duduk santai sambil menikmati secangkir kopi panas dan sebatang rokok.” gumamku sembari menyesap kopi dan membakar sebatang rokok.“Bram.” seru seorang cewek yang menyapaku setengah berteriak.“Heyy…” sapaku ramah sambil menatap wajah cantik yang sedang mendekatiku. Penulis dodol… IDIOT.Sudahlah daripada membuang-buang energi dengan membahas penulis yang idiot dan amatiran, lebih baik aku memperkenalkan diri kepada kalian para pembaca, agar kalian mengenal siapa aku.Hal pertama yang perlu diketahui tentang aku: Namaku Bramantyo Berbudi Pekerti Luhur. Clooop…..Ceklek! Mendingan aku selonjoran di sofa deh, sambil tiduran nungguin dia selesai mandi.” Kataku dalam hati. Nit, kopi Nit….!” Pintaku pada Nita untuk membuatkan kopi untukku.“Iya…. Masak aku yang mandi yang puas orang lain.”“Braammmmm..” geramnya.“Apa sih Nit? Mending kamu ajak orang lain aja deh untuk nemenin kamunya.” ujar Nita pada Nina, lalu padaku, “Yuk Bram, kita sudah ditungguin sama anak-anak loh untuk ngerjain tugas kelompok.“I… Iya…” jawabku.











