setiap malam Vina mendengar suara dari cermin, menyuruh Vina untuk membuka selubung cermin itu. Bokep korea penis mahluk itu kini dalam kuluman mulut Vina, sesekali Vina harus menyedot dan menjilati penis itu. Vina berdiri didepan cermin , mengagumi pantulan bayangan tubuhnya sendiri, bulatan buah dadanya, badannya yg ramping , dan pantatnya yg menggiurkan para lelaki. waktu bersih bersih gudang , ia menemukan cermin ini , walau keleihatan tua , namun keindahannya belum pudar, makanya ia mengambilnya dan setelah dibersihkan ia simpan di kamarnya. Vina mengangkat kakinya melebar, memberikan dengan jelas bayangan vaginanya di cermin. Vina mencoba berteriak dan berontak, namun tak ada suara yg keluar dan tubuhnya tetap tak bisa digerakan. Vina kemudian dibaringkan di sebuah altar dengan tangan dan kaki terikat membentuk huruf X, kesadarannya timbul , ia menjerit sekeras kerasnya, namun tentu saja percuma. entah mengapa ia merasa enggan membuang cermin itu, walau sebagain suara dalam pikirannya menyruhnya untuk menyingkirkan cermin itu. sebenarnya lama kelamaan rasa sakit dan terbakar itu mulai hilang, sedikit demi sedikit kenikmatan itu mulai menjalar ke seluruh raga Vina, tanpa sadar ia ikut menggerakan pantatnya selaras dengan pompaan hantu itu.




















