Angan-anganku semula, yang penting dengan kehadiran ibu tiri ini ayah menjadi semakin bahagia.Namanya usaha apapun hasilnya tentu memiliki nilai tersendiri, ibu tiriku yang kemudian aku sapa dengan suka-rela pakai sebutan ‘mama’, ini akhirnya agak membaik, walapun tidak secara frontal, lambat-laun. Bokep india Bu Heidy menawari minum teh dan makan roti. Saya sering diajak ngomong dan selalu menyapa dengan senyuman. Demikian halnya dengan dadaku berdetak dan bergetar kencang, seperti hempasan angin puting beliung. Hal itu sempat membuat hatiku galau ketika ayahku (49) menikah lagi (karena ibu kandungku meninggal), dengan seorang perempuan (35) sempat meresahkan hatiku. Pantesan tubuhmu kekar… harus latihan fisik terus ya..?” katanya saya jawab dengan mengangguk.Kami keliling dengan sepeda motor, sesekali berhenti membuat foto panorama dirinya dengan hpnya. Makanya saat perjalanan masuk itu, mata bu Heidy terjaga memandangiku serius, merasakan nikmat juga. Setelah puas melihat dan mempermainkan lorong tersebut, aku cium bibirnya.




















