Ia telah berpakaian tetapi kancing-kancing bajunya belum terpasang seluruhnya. Pinayflix Mencari-cari mungkin dikiran aku tidak sendiri. Tangannya hanya mengelus-elus sesaat lalu dilepaskannya kembali. Dengan wajah dan tubuh dibanjiri peluh, terlihat ia mempercepat sodokannya. Kamu kan sudah aku tolong hingga boleh bertempat tinggal terus di sini dan mengelola usaha kantin,” bujuk Pak Ilham.Namun Bu Lastri tetap kukuh. Biar diurus petugas polisi,” katanya berang sambil mengeluarkan telefon selulernya dan bermaksud memencet nomor tertentu yg hendak dihubunginya.Panik karena hendak dilaporkan ke polisi dan jengkel karena dituduh hendak mencuri, tiba-tiba timbul keberanian dan terlontar ucapanku yg membuat kaget Pak Ilham. Pak Ilham, kepala sekolah sebuah SMA swasta di empat aku menimba ilmu di Kota S, rasanya sangat pantas mendapat julukan “Si Kucing Garong”. Aku mencari-cari lubang lain di dinding kamar itu. Seperti yg bayi yg seharian tidak disusui, sambil memeluk tubuh Bu
Lastri yg duduk di tepi ranjang, mulut Pak Ilham langsung nyosor menghisapi salah satu puting tetek wanita itu. Mustahil kalau aku harus berteriak-teriak memanggil Bu Lastri dari luar pagar. Nggak mau,”
“Ayo kulum saja Ah. Dan yg lebih konyol, di samping aku jadi tukang peras terhadap kepala sekolahku sendiri, kelakuan “Kucing Garong” Pak Ilham juga menitis padaku.




















