Sehingga orang tuanya tidak curiga.Setelah Sita benar-benar telanjang bulat, kuminta ia turun untuk mengambil tali dan rokok yang tertinggal di meja ruang tamu, dengan tanpa sehelai benangpun Sita turun ke bawah menuju ruang tamu, tapi tetap kupantau dari semacam balkon di lantai atas setelah mematikan handycamku terlebih dulu setelah Sita keluar dari kamar. Ada apa ya..?!”, jawabku.“Nggak tadi Widi telepon, kasi tau katanya kamu bisa pinjemin aku duit buat bayar SPP?!” sambungnya.“Oh.. Video bokep jepang Kalo gak bisa buktikan, pinjam duitnya juga batal dong!?” kataku mendesak.Aku tahu itulah senjataku yang tidak bisa dia tolak. Kemudian kuminta ia melanjutkan aksinya sebagai objek fotoku, sampai malam hari, tapi terlebih dulu, kuminta ia untuk mengabari orang tuanya, bahwa ia akan pulang agak larut malam, untuk belajar di rumah Widi. Aku terus memintanya untuk memperlihatkan bahwa dia memang benar tidak memakai CD.“Kalo malu, ya udah gak usah dari deket”, kataku sambil berjalan




















