setelah dya bilang begitu, saya pikir kesempatan baik… dan akhirnya saya nyosor juga pegang tangan dya… sekitar 10menit kemudian, dya mulai gelisah… karena selain saya pegang tangan dya, saya elus2 paha bagian dalemnya… akhirnya dya merapatkan badanya dan bilang “pelan-pelan dan penuh perasaan yah….!?”, lampu hijau sudah menyala buat saya melakukan lebih… selama 1 jam hampir tangan saya mengusap dan mengelus serta menekan-nekan sesekali ke me**k nya…
Posisi duduk yang tadinya rapat pada paha dan feminim, berubah menjadi posisi duduk yang di angkat dan duduk sila… sesekali pada saat nonton dya mengeluarkan “arrrggghhh…”. Bokep itu adalah hari pertama pergejolakan NAFSU antara dya dan saya…. dan Tessa pun hanya menganggukkan kepala saja… lalu kutarik lepas pistolku dan ku arahkan ke depan mulutnya… tessa yang wajahnya terlihat lemas, pada saat ada pistolku di depan mulutnya mulai terkaget-kaget…
dan aku berkata “buka mulut yah… dokter suapin….”. 2 ….. aku langsung ke jemuran dan ambil handuk, tapi pikset ku mulai berkata “jangan ambil handuknya, kamu masuk ajah ke kamarnya dan teriak klo handuknya di atas ranjang…”.




















