dia mejawab dengan Tutik ” ngga ada, cuman nongkorong doang.”Selanjutnya penulis mengenalkan diri pada gadis cantik tersebut mengaku namanya “Tutik”. Bokep HD Hujan makin lebat, Roni menutup pintu gubuk, suasana makin dingin Roni menatapku dengan lembut. Kutanya lagi berarti dia masih ada di ruang kamar ? cepat donk aku tidak ada kawan nih…!.Akhirinya aku beranikan diri balik lagi kehotel tersebut. ” mendengar ajakan Tutik penulis terdiam sejenak.Tutik sepertinya tidak habis pikir, kenapa saya tidak mau menjawabnya. Aku mau duduk terasa sakit di selangkanganku, Roni kulihat dengan senyum sambil memeluk aku. Dengan kesopanan Roni juga membuat aku terus bertambah sayang dan cinta sama dia.Tanpa kami sadari Tiga bulan sudah berjalan hubungan aku dengan Roni. Sebelum pergi Tutik mendekatiku sambil mengatakan “bang Tutik mau pergi, pokonya besok aku hubungi abang, ok bang ?” aku mengiyakannya.Tutik langsung pergi menaiki mobil laki-laki itu untuk meninggalkan café.




















