Brock Banks has been dating silver fox Rick Kelson for some time now, but has never topped before. The thought had actually never crossed their minds before- not that it’s ever been an issue. Bokep korea For one, Rick doesn’t bottom, and that’s been fine since Brock has been perfectly happy bottoming. However, Rick now realizes that this could be an opportunity for Brock to explore a new part of himself. Brock seems unsure- he’s kind of liked being a bit of a ‘daddy’s boy’ to Rick, no matter what their age difference is. But Rick just smiles and wraps his arm around his younger lover, telling him he has a brilliant idea that Brock is CERTAIN to like. What if they roleplayed Brock’s first time topping as a sort of teaching moment? They could pretend that Rick is preparing Brock as part of the next generation of tops. Wouldn’t that be fun? The roleplaying aspect seems to perk Brock up a bit- that DEFINITELY sounds kinky. If Rick’s offering, then Brock’s down. Later that day, the couple greets Gunnar Stone, a masculine and muscular man that Rick tracked down to be their bottom. Rick starts getting handsy with Gunnar, sensually instructing Brock on what it takes to deliver a good pounding. They have a steamy threesome, where Rick gives Brock the necessary training from top to bottom.
Akhirnya jilatanku sampai di pangkal pahanya.“Aahh Kaa..muu sshhh.. Aku mengandengkan tangaku dipinggulnyaa. Aku terus memainkan klentilnya dengan lidahku dengan liar, Memeknya semakin merekah membuatku tak tahan lagi untuk menusuk2 lubang kemaluannya
“Aahkks Aahhhkkss Aahhks.. Menyibak Dasternya dan merenggangkan kedua kakinya. Aku terus memainkan klentilnya dengan lidahku dengan liar, Memeknya semakin merekah membuatku tak tahan lagi untuk menusuk2 lubang kemaluannya
“Aahkks Aahhhkkss Aahhks.. Dia meremas2 tanganku yang meremas payudaranya.“Aaahh… Tangann nakalll”, katanya pelan. Zaha tidak melawan malahan diem. Mulutku seperti melekat di mulutnya.Tanganku mulai mempermainkan kedua payudaranya lagi yang menggairahkan Padat, kencang, dan putih mulus.Tanpa menunggu jawabannya segera kumasukkan penisku ke mulutnya yang mungil. EENNNAKK!” rancaunya
“Cairan kamu Asin zar, Tapi enak kok. Melihat Zara agak tersiksa oleh gaya permainan baru itu, aku pun segera mencabut penisku. Bukan menyenggol lagi tetapi meremas2. Lidahnya kubelit sampai dia seperti hendak tersedak. Kau pintar sekali. Cuma aku masih takut. kamu ini.”Reaksinya makin membuatku berani. “Kita lanjut kekamar aja yuk Zar?” kataku
“Yeh Udah nafsuan aja yah, Baru juga megang toket batangnya udah bangun aja” katanya meremas2 batangku
“Zaaarrraaaa! Akhirnya jilatanku sampai di pangkal pahanya.“Aahh Kaa..muu sshhh.. Oohh shhhhtt” kata Zara mengelinjang hebat sampai tubuhnya bergetarAkhirnya semua cairan yang ada dalam memeknya keluar berhambuaran dimulutku, tanpa banyak bicara langsung





















