Herman dan Hasni dan jg Keluarga besarnya gembira bukan main.Aku pun senang akhirnya aku menjadi ayah dan jg bisa membahagiakan Herman. Kutarik tubuh Hasni supaya mulut Hasni kembali sejajar dgn penisku dan kuarahkan penisku ke mulutnya kembali..“Jangan Teh, jangan ke situ, aku gak suka”“Okemmm…… mmmm…. Bokep Aku perkirakan mungkin ukurannya sdh 34D. teruuuss….” Hasni menggumam.Setelah berapa lama, dan setelah beberapa sedotan tiba2 paha Hasni melingkar erat *memiting kepalaku erat di antara selangkanganku, dan CRrreeeeeeeettt……… keluar cairan hangat dari meqi Erma. Aku tdk bisa melihatnya namun aku bisa merasakan, toket kencang nan kenyal menekan pinggang depanku.Kutengok ke kananku, ternyata lemari pakaian kamar tamu ada cerminnya. Dari Herman.“Brey, gimana nih, udah ada keputusan belom?”. Hasni menyambutku dgn penuh nafsu, tangannya langsung memelukku dan badanku langsung ditindih saat posisiku masih terduduk di atas karpet. sejak kapan kamu manggil aku Mbak?” protes Hasni kepadaku..“Grogi dia” celetuk Herman.Dan memang benar, aku lagi super grogi, tanganku seketika berkeringat basah dan aku salting.“ udalah nyantai aja.”“eeeh iya Ma”“Ni? Namun belum pernah kurasakan hal seperti ini, deg-degan luar biasa gak berhenti jg sejak turun mobil dari parkiran, naik ke lift sampai ke pintu apartemennya teteh.Setelah ku pencet bel 3x masih belum ada jawaban, lalu aku mengeluarkan BBku utk




















