Hingga pada suatu hari aku bertemu dengan seorang pria Robbi namanya dia seorang mahasiswa salah satu kampus ternama di sini, dan usianya sebaya denganku yakni 22 tahun. Bokep Sedangkan kedua orang tuaku hanya bekerja serabutan yang tidak tentu penghasilannya, dan sejak aku bekerja sebagai penyanyi plus melayani para hidung belang itu, sedikit demi sedikit aku dapat membantu orang tuaku meskipun hasil dari aku melakukan adegan seperti dalam cerita ngentot.Dengan uang yang hampir setiap malam mengalir padaku akupun menikmatinya hingga lupa akan semuanya. Tapi aku bersikap seolah dia sedang membutuhkan aku sehingga aku mempunyai alasan untuk menghindar dari Robbi, akupun keluar dari rumah Robbi lalu pergi dari tempat itu dengan tetesan air mata yang dengan derasnya mengalir dari kedua mataku, aku tidak dapat menahannya kala itu.Sejak saat itu aku menghindari dari Robbi karena aku tahu aku tidak akan mampu bersaing dengan seorang mahasiswa cantik yang tajir pula. vi….. Aku menangis sejadi-jadinya hingga akhirnya aku mendengar mamaku membuka pintu kamarku ” Selvi ada teman kamu sayang ayo keluar mama mau ke rumah tante Siska soalnya..




















