Dan kenapa lo bangun pas gue nyium jidat lo sih.” Bathinku.“Wiii, halooooooooo….” Sembari mengoyangkan tangan seolah-olah menyadarkanku.“Haaaahhh. Tapi tenang besok kita makan-makan di tempat nongkrong biasa, sebagai tanda maaf katanya.” Ucapku pada temen-temen yang ada disitu.“Yaaahhh” sekali lagi mereka kecewa.“Dasar workaholic banget temen kita satu itu” sambung Rina. Bokep korea Aku memutuskan untuk langsung masuk yang memang kamar tersebut tidak dikunci olehnya sesuai pesan di WA tadi.Ku lihat ia sedang asik dengan tidurnya, aku pun tak sampai hati ingin membangunkannya. Namun bondan mengelak dan melepaskan tangannya.“Jangan wi, aku takut kelewatan. Tak lupa aku keluarkan hp dan ku buka pesan dari Bondan. Eehh anu….eemmm…itu apaa….aku baru nyampe kok”. Tiba-tiba bondan datang memelukku dari belakang. Aku memilih mengasingkan diri ke sebuah hotel di kawasan kaliurang.“Aku yang lemah tanpamu
Aku yang rentan karena
Cinta yang tlah hilang darimu, yang mampu menyanjungku
Selama mata terbuka
Sampai jantung tak berdetak
Selama itu pun aku mampu untuk mengenangmu”Kuputar




















